Piala Dunia 1970
| 1970 FIFA World Cup (Bhs. Inggris) Copa Mundial de Fútbol de 1970 (Bhs. Spanyol) | |
|---|---|
![]() Logo Resmi Piala Dunia FIFA 1970 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 16 (dari 5 konfederasi) |
| Tempat penyelenggaraan | 5 (di 5 kota) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Runner-up | |
| Peringkat Ke-3 | |
| Peringkat Ke-4 | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 32 |
| Jumlah gol | 95 (2.97 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 1.603.975 (50.124 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |
| Kartu | 33 (1.03 per pertandingan) |
| Kartu | 0 (0 per pertandingan) |
| Kartu | 0 (0 per pertandingan) |

f: ist UNTUK pertama kalinya Piala Dunia digelar di kawasan Amerika Tengah. Piala Dunia 1970 ini juga diikuti peserta asal Afrika pertama sejak Perang Dunia II, Maroko.
Piala Dunia ini masih diikuti oleh 16 tim peserta, yang terbagi dalam empat grup di babak pertama. Meksiko, Brasil, Peru, Uruguay, Inggris, Jerman Barat, Italia, Uni Soviet, Belgia, Bulgaria, Cekoslovakia, Swedia, Israel, Maroko, Rumania dan El Salvador.
Banyak pihak yang mengatakan bahwa Piala Dunia ini adalah salah stau gelaran PD terbaik sepanjang sejarah. Brasil, Italia, Jerman Barat, Inggris sebagai juara bertahan saling adu kekuatan dan unjuk kebolehan.
Brasil melaju ke final usai mengalahkan Uruguay 3-1 di semifinal. Sementara Italia masuk final setelah menghentikan Jerman Barat, yang sebelumnya sukses membalas dendam atas Inggris di perempat final.
Laga Italia melawan Jerman Barat memperihatkan pengorbanan besar seorang Franz Beckenbauer. Der Kaiser tetap di lapangan meski tulang bahunya bergeser dan terpaksa menggunakan penahan lengan. Sayangnya, Jerman tetap kalah dari Italia 4-3 di babak perpanjangan waktu.
Kelelahan membuat Italia tak berkutik di hadapan Brasil kemudian kalah 4-1. laga ini dianggap laga tercantik selama Piala Dunia. Bintang Brasil adalah Pele, yang pada Piala Dunia 1958 ia dianggap masih terlalu muda, pada 1962 Pele mengalami cedera.
Gol ke-100 Pele ditambah gol Gerson, Jairzinho, dan Carlos Alberto mengantar kemenangan tim Samba, hingga Brasil berhak menyimpan trofi Jules Rimet selamanya, sebagai pengakuan tiga kali juara.

f: ist
Piala Dunia 1966
| FIFA World Cup 1966 | |
|---|---|
![]() Logo resmi Piala Dunia FIFA 1966 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 16 (dari 5 konfederasi) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 32 |
| Jumlah gol | 89 (2.78 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 1.635.000 (51.094 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |

BANYAK kontroversi dan kejadian yang terjadi mewarnai Piala Dunia 1966. Namun, itu tidak membuat gelaran Piala Dunia 1966 urung dilangsungkan. Inggris sebagai tuan rumah, sukses menyabet gelar untuk pertama kalinya dan gelar terakhir setidaknya hingga PD 2010 ini.
Enam negara Afrika diboikot dari turnamen setelah melawan peraturan yang mewajibkan tim pemenang dari zona Afrika untuk melakukan pertandingan play-off melawan salah satu dari pemenang dari zona Asia atau zona Oseania.
Meskipun tim asal Afrika tidak hadir di putaran final, turnamen ini mencatat rekor baru dalam masuknya 70 tim untuk babak kualifikasi. FIFA akhirnya memutuskan 10 tim dari Eropa, 4 dari Amerika Selatan, 1 dari Asia, dan 1 dari Amerika Utara dan Tengah.
Pada Piala Dunia ini juga terancam akan tanpa trofi setelah trofi Jules Rimet hilang saat dipamerkan jelang turnamen berlangsung. Trofi ini akhirnya ditemukan kembali oleh seekor anjing pelacak bernama Pickles.
Kejutan baru akan datang dari wakil Asia, Korea Utara pada babak penyisihan grup. Korea Utara berada di Grup D bersama Uni Soviet, Italia, dan Chili, lolos ke babak perempat final bersama Uni Soviet. Korut mengalahkan Italia sang pemilik dua gelar juara dunia.
Pertandingan final di Stadion Wembley juga diwarnai kontroversi. Skor 2-2 menjadi hasil pada laga normal 90 menit. Tendangan Geoff Hurst di menit 98 mengenai mitsar dan memantul ke bawah. Bola belum melewati garis gawang namun wasit mengesahkannya sebagai gol.
Hurst juga yang memastikan kemenangan Inggris dengan gol yang bersih pada menit ke-120. Inggris pin menjadi negara ketiga yang memenangkan Piala Dunia di negara sendiri setelah Uruguay dan Italia.

Piala Dunia 1962
| Campeonato Mundial de Fútbol - Chile 1962 | |
|---|---|
![]() Logo resmi Piala Dunia FIFA 1962 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 16 (dari 3 konfederasi) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 32 |
| Jumlah gol | 89 (2.78 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 899.074 (28.096 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |
BRASIL melanjutkan dominasinya di Piala Dunia 1962. FIFA kembali memilih kawasan Amerika Selatan dan Chili sebagai tuan rumah Piala Dunia kali ini.
Format yang dimainkan masih sama dengan Piala Dunia 1958. 16 tim tergabung dalam empat grup, untuk mencari siapakah yang keluar sebagai juara grup dan runner-up. Uni Soviet, Chili, Brasil, Inggris, Jerman Barat, Yugoslavia, Hungaria dan Cekoslovakia melaju ke babak perempat final.
Brasil mengalahkan Chili 4-2 di laga semifinal dan Ceko mengalahkan Yugoslavia dengan skor 3-1. Brasil pun menatang Ceko di laga pamungkas dan dimenangkan Brasil 3-1.
Ceko sempat memimpin 1-0 lebih dulu melalui gol Josef Masopust pada menit 15. Namun, Brasil mampu membalasnya lewat gol Amarildo (17), Zito (69) dan Vava (78), untuk memastikan kemenangan
Piala Dunia 1958
| Världsmästerskapet i Fotboll Sverige 1958 | |
|---|---|
![]() Logo Resmi Piala Dunia FIFA 1958 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 16 (dari 3 konfederasi) |
| Tempat penyelenggaraan | 12 (di 12 kota) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Runner-up | |
| Peringkat Ke-3 | |
| Peringkat Ke-4 | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 35 |
| Jumlah gol | 126 (3.6 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 919.580 (26.274 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |
SWEDIA terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia keenam ini. Di Piala Dunia inilah muncul Brasil sebagai juara dengan menghadirkan salah satu legenda hidup dunia Pele, yang pada saat itu baru berusia 17 tahun.
Format kompetisi ini berbeda dengan PD 1954. 16 tim peserta dibagi dalam empat grup. Tidak ada perpanjangan waktu, apabila hasil akhir sebuah dengan poin sama diperingkat dua dan tiga, maka diadakan laga play-off. Apablia play-off masih sama, maka akan dihitung selisih gol. Juara grup dan runner-up melaju ke perempat final.
Juara bertahan Jerman Barat takluk di tangan tuan rumah 3-1. Sementara Brasil mengalahkan Prancis 5-2. Laga final dimenangkan Brasil atas Swedia dengan skor telak 5-2. Brasil pun resmi menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.
Pele sendiri sudah menjadi andalan di lini depan Tim Samba dan mencetak enam gol. Pele menyumbang dua gol di laga final. Ini adalah awal karier emas Pele di pentas Piala Dunia. (zwr
Piala Dunia 1954
| 1954 FIFA World Cup (Bhs. Inggris) FIFA Fußball-Weltmeisterschaft 1954 Schweiz (Bhs. Jerman) Championnat du Monde de Football 1954 (Bhs. Perancis) Campionato mondiale di calcio 1954 (Bhs. Italia) | |
|---|---|
![]() Logo Resmi Piala Dunia FIFA 1954 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 16 (dari 4 konfederasi) |
| Tempat penyelenggaraan | 6 (di 6 kota) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Runner-up | |
| Peringkat Ke-3 | |
| Peringkat Ke-4 | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 26 |
| Jumlah gol | 140 (5.38 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 889.500 (34.212 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |
f: ist

PIALA Dunia ke lima pada 1954 kembali lagi ke benua Eropa. Swiss diberi kehormatan untuk menggelar event akbar ini dari 16 Juni hingga 4 Juli 1954. Swiss dipilih sebagai tuan rumah sebagai peringatan ulang tahun FIFA yang ke-50 dalam Kongres FIFA di Rio de Janeiro.
Format PD 1954, kembali menggunakan sistem kualifikasi, sementara tuan rumah dan juara bertahan lolos otomatis. Dari 37 tim yang direncanakan turut serta dalam turnamen kualifikasi, 3 mengundurkan diri, yaitu Polandia, Peru, dan Republik Cina. Dari kualifikasi ini, 14 tim melaju ke putaran final bersama dengan tuan rumah Swiss dan juara bertahan Uruguay.
Dari 16 tim yang berpartisipasi dibagi dalam 4 grup. Dua tim juara grup melaju ke babak selanjutnya. Setiap tim hanya bermain dua kali, dari tiga laga yang seharusnya dimainkan. Akhirnya tidak semua tim saling bertemu.
Bila terjadi poin yang sama antara dua tim yang memperebutkan posisi dua, maka dilangsungkan laga ulang, pemenangnya akan melaju. Babak selanjutnya dilaksanakan dengan sistem gugur dengan satu final.
Jerman Barat sebagai peserta baru, mengejutkan dunia dengan tampil superior serta keluar sebagai juara. Jerman Barat mengalahkan Hungaria di laga final dengan skor 3-2. Ini adalah awal eksistensi Jerman di kancah Piala Dunia.
Piala Dunia 1950
| IV Campeonato Mundial de Futebol | |
|---|---|
![]() Logo Resmi Piala Dunia FIFA 1950 | |
| Informasi turnamen | |
| Tuan rumah | |
| Tim peserta | 13 (dari 3 konfederasi) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Runner-up | |
| Peringkat Ke-3 | |
| Peringkat Ke-4 | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 22 |
| Jumlah gol | 88 (4 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 1.043.500 (47.432 per pertandingan) |
| Pencetak gol terbanyak | |
SETELAH absen selama 12 tahun karena pecahnya Perang Dunia II, FIFA kembali menggelar Piala Dunia 1950 dan Brasil ditunjuk sebagai tuan rumah oleh FIFA pada 1 Juli 1946 dalam Kongres FIFA di Luxemburg.
Piala Dunia kali ini juga kembali ke format awal seperti PD 1930, yang menggunakan sistem grup. Alasannya, agar tim-tim yang kalah di babak awal, tidak pulang terlalu cepat, mengingat jauhnya jarak tempuh menuju Brasil.
Dari 16 negara peserta awal, tiga negara (Turki, Skotlandia dan India) memilih mengundurkan diri. Dan 13 negara lainnya seperti Brasil, Uruguay, Yugoslavia, Swiss, Meksiko, Spanyol, Inggris, Chili, Amerika Serikat, Swedia, Italia, Paraguay dan Bolivia, terbagi dalam empat grup. Setiap juara grup melaju ke babak kedua.
Namun, sistem grup juga terjadi di babak kedua. Uruguay, Brasil, Swedia dan Spanyol kembali saling dipertemukan untuk mencari yang terbaik. Uruguay akhirnya keluar sebagai pemenang setelah pada laga penentuan mengalahkan Brasil 2-1, dan unggul hanya satu poin. Kemenangan Uruguay membuat kemajuan besar di sejarah dunia olahraga yang dikenal sebagai Maracanazo.
Brasil juga membangun stadion terbesar di dunia pada saat itu, yakni Stadion Maracana. Stadion ini berkapasitas mencapai 200 ribu penonton, namun pada akhirnya akan dipugar dan hanya berkapasitas 85 ribu penonton.

;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)







